Terapi Untuk si Sensitif

Coba perhatikan, adakah salah seorang rekan Anda di kantor yang berkepribadian sensitif? Ciri yang sangat menonjol dari si pribadi sensitif adalah sangat mudah tersinggung dan terlalu protektif terhadap dirinya. Secara fisik, mereka yang sensitif pun cukup mudah dikenali. Wajahnya lebih sering terlihat kusut, keningnya berlipat-lipat dan jarang sekali tersenyum pada rekan-rekannya.

Bahasa tubuhnya selalu menyiratkan bahwa ia merasa tidak nyaman berada di lingkungannya. Apalagi jika berada di antara orang-orang yang tidak dekat dengannya. Ia hanya merasa ‘safe’ jika berada di antara orang-orang yang telah mengenalnya dengan baik dan memahami kondisinya.

Bergaul ama orang sensitif kaya gini jelas nggak asyik banget. Karena dikit-dikit bawaannya tersinggung melulu. Pendapat orang lain tentang dirinya selalu diartikan negatif. Makanya ia selalu terlihat canggung dalam pergaulan. Kemampuannya bersosialisasi pun rendah. Akhirnya bukan hanya dia yang merasa nggak nyaman berada dalam satu lingkungan, pada akhirnya orang-orang dilingkungannya pun enggan bergaul dengannya. Karena kehadirannya membuat suasana nggak kondusif.

Coba Anda bayangkan, jika Anda tengah berkumpul dan bercanda dengan rekan-rekan (termasuk si sensitif) tiba-tiba si sensitif tersinggung berat karena ucapan rekan yang lain. Akibatnya si sensitif marah dan meninggalkan ruangan. Wah…bisa rusak kan suasana gara-gara teman yang sensitif itu? Akhirnya, sikap sensitif ini bukan hanya menyiksa diri si sensitif, tapi juga orang-orang sekitarnya. Di luar kesadarannya, orang-orang bisa saja merasa tak nyaman berbincang dengan si sensitif, karena mereka khawatir jadi pihak yang disalahkan.

Sebenarnya, sifat sensitif itu manusiawi loh. Karena tiap individu punya kecenderungan untuk sensitif. Apalagi di tengah kondisi yang sarat aneka permasalahan. Hanya saja kadar sensitif tiap orang tidaklah sama. Ada yang hanya sensitif saat memang ada hal-hal yang sangat menyinggungnya. Ada juga yang jadi sensitif hanya karena masalah sepele. Contohnya, orang yang sangat sensitif akan sangat tersinggung bahkan sakit hati hanya karena orang lain tak membalas lambaian tangannya. Padahal orang lain itu tidak melihatnya.

kerja enak

Coba perhatikan, siapa-siapa aja yang sangat sensitif di lingkungan kerja Anda. Atau mungkin Anda sendiri? Nah kalau kadar sensitif Anda sudah kelewatan agaknya Anda memerlukan terapi. Terapi sederhana ini mungkin akan mengurangi sekaligus mengelola sifat sensitif Anda: Terapi mata bisa melihat hijau-hijau seperti pohon palem ekor tupai untuk menyehatkan mata.

Enjoy. Cobalah untuk bersikap lebih rileks dimanapun Anda berada. Jangan berprasangka buruk terhadap lingkungan. Jangan bebani pikiran Anda dengan kemungkinan-kemungkinan yang menyakitkan Anda. Hidup ini indah, maka nikmatilah. Pikiran positif ini akan membantu mengurangi sifat sensitif Anda.

Terima kekurangan dan pede. Biasanya orang yang sensitif adalah orang-orang yang merasa punya kekurangan. Karena kekurangannya, mereka cenderung minder dan menarik diri dari pergaulan. Hentikan sikap ini. Cobalah untuk berbesar hati dengan menerima kekurangan diri. Sebaliknya cobalah Anda gali kemampuan dan kelebihan diri Anda. Kemudian tingkatkan rasa percaya diri Anda. Percaya deh orang yang pede jauh terlihat lebih menarik daripada orang-orang yang minder dan sensitif.

Be positive. Jangan menumbuhkan prasangka buruk terhadap orang lain. Tanamkan pikiran positif dalam diri Anda bahwa orang-orang di lingkungan Anda adalah orang-orang yang baik. Jika ada ucapan atau sesuatu yang menyinggung Anda, jangan masukkan sampai ke dasar hati. Cobalah untuk lebih bijak menyikapinya. Mungkin aja orang yang menyinggung Anda itu tidak sengaja.

Kembangkan sosialisasi. Buka pintu hati Anda untuk pertemanan dan persahabatan. Berikan perhatian Anda pada orang-orang di lingkungan Anda. Jika Anda melakukannya, Anda akan merasakan indahnya kebersamaan, beserta intrik-intrik yang terjadi di dalamnya. Sedih, marah, terharu, bahagia adalah bagian dari interaksi yang Anda lakukan. Baca juga artikel menari dari resources online ini, sangat informatif lol.

Pada akhirnya, jangan kuras energi dan pikiran Anda hanya untuk hal-hal sepele yang menyinggung Anda. Sadarilah bahwa hidup ini memang selalu diwarnai oleh berbagai suasana. Kesenangan, kebahagiaan, keharuan, dan kesedihan adalah bagian dari hidup ini. Kalau hari ini Anda tersinggung, siapa tau besok Anda tertawa senang. Maka nikmatilah hidup ini. Yakin deh, jika Anda bisa mengelola rasa sensitif Anda dengan baik, hal ini akan mempengaruhi kelancaran pergaulan dan karir Anda!

Leave a Reply