WISATA SEJARAH PULAU ONRUST YANG PENUH MISTERI DAN MENEGANGKAN

 

Pulau Onrust ialah salah satu liburan sejarah di Jakarta tidak cuma dapat kita jumpai di wilayah Kota Tua tepatnya di kawasan Teluk Jakarta terdapat sebuah pulau yang berbungkus misteri.

Di pulau onrust yang mempunyai luas 7,5 hektar ini kau dapat menyusuri jejak-jejak peninggalan sejarah abad 16-18 Masehi. Nama ‘Onrust’ sendiri mempunyai arti ‘tidak pernah rehat’ atau ‘sibuk’.

Baca Juga: Cara Pintar promosikan bisnis Anda dengan meja promosi

Pulau Onrust ini dahulu dibuat pos pertahanan perang oleh VOC dari serangan para musuh. Berdasarkan Bapak Candrian, seorang arkeolog yang kami temui ketika berkunjung ke pulau ini menaruh sejarah penting. “Dibawah kekuasaan VOC, peran Teluk Jakarta menjadi lebih penting.

Di sepanjang pesisir dibangun benteng yang membuktikan sebagai batas kawasan kekuasaan. Gugusan pulau yang ada menjadi 2 sektor. Pulau Onrust dibuat sebagai pos pertahanan paling depan pada sektor barat, dan Pulau Edam dibuat sebagai pos pertahanan paling depan pada sektor timur”

Setibanya di Pulau Onrust kau akan disambut sebagian bangunan yang telah ambrol, tapi ada pula yang sudah dipugar. Banyak bekas bangunan di pulau ini menyisakan banyak peninggalan arkeologi, diantaranya sisa pondasi benteng yang luasnya hampir 2/3 pulau, kincir angin, ruang bawah tanah, komplek makam Belanda, dermaga, tanggul pantai, sisa pondasi meriam.

Pak Candrian lantas menasihati kami ke bekas reruntuhan karantina haji. Kecuali sebagai daerah persinggahan kapal dan pos pemantauan (James Cook dan Abel Tasman pernah singgah di Pulau ini untuk mengisi perbekalan), Pulau Onrust juga dibuat karantina haji.

Dikala masa kolonial dulu kala, sepulang pergi haji, orang-orang hal yang demikian seharusnya dikarantina dulu supaya tak terkena penyakit menular yang sedang mewabah yakni Lepra. Penyakit yang mempunyai nama lain kencing tikus menjadi penyebab kematian muda bagi warga Belanda dan masyarakat lokal di masa itu.

Banyak kisah yang ketinggalan dan masih menjadi misteri di Pulau ini, mulai dari legenda terowongan dan harta karun emas sampai kisah hantu wanita Belanda, Maria Van De Velde, yang sering kali kelihatan membawa lentera di pantai, menunggu kekasihnya tiba dengan kapal.

Untuk berkunjung ke Pulau ini kau dapat menyewa kapal dari pelabuhan Muara Kamal dengan waktu tempuh sekitar 15 menit. Lazimnya kecuali ke Pulau Onrust, pengunjung lainnya juga mengunjungi Pulau Kelor dan Pulau Cipir yang lokasinya tidak berjauhan. Jikalau berharap menghemat tarif kau dapat mencari paket tour yang banyak ditawarkan di dunia maya.

Sejarah komplit pulau Onrust dapat kita lihat di museum kecil yang dibangun pemprov DKI Jakarta untuk melestarikan benda arkeologi yang masih ada.
Memang ketika ini telah benar-benar ramai pelancong yang berkunjung ke Pulau-Pulau hal yang demikian, tapi tidak bisa disampingkan terlalu banyak pelancong juga dapat mengancam kelestarian cagar tradisi jikalau tak dipandu dengan perlindungan yang bagus.

Karenanya dari itu perlu peran dari kita seluruh untuk melestarikan cagar tradisi tanpa menutup perkembangan pariwisata di wilayah hal yang demikian.

Leave a Reply